Minggu, 12 Juni 2016

Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru

Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru - Setelah sebelumnya saya membahasa tentang 7 Kelebihan Android Marshmallow Terbaru, kini saya akan membahas tentang cara mengatasi masalah yang kerap terjadi di Android, yakni Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru. Di zaman yang sudah modern ini, sudah sangat banyak smartphone berbasis sistem Android yang dipasarkan di negara Indonesia, mungkin lebih dari 50% penduduk negara Indonesia sudah menggunakan Smartphone Android, mulai dari anak-anak, remaja, sampai dewasa dan mungkin yang sudah lanjut usia pun turut menggunakannya.

Karena Android termasuk sistem operasi yang tergolong terbaru, ada beberapa pengguna yang belum memahami fitur-fitur mutakhir dan canggih yang ada di Android. Banyak pula pemilik HP Android yang sering mengeluh karena HP Android-nya menjadi lelet dan lemot. Lha kok bisa? Bagaimana gak lemot coba? dengan memori yang kecil, diinstal lebih dari 20 aplikasi yang cukup berat pula.

Suka Artikel Ini?
Yuk dukung kami dengan share artikel ini dan mengekl1k 1kl4n :-)
Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru

Ditambah lagi, terdapat beberapa aplikasi yang berjalan di latar belakang atau background, sehingga mengakibatkan beberapa aplikasi terinstal sendiri tanpa perintah dan sepengetahuan pemilik. Hal ini bisa terjadi karena aplikasi yang dulunya pernah kita instal mengandung adware atau semacam virus yang memerintahkan HP Android men-download dan menginstal aplikasi sendiri secara otomatis.

Fenomena HP Android instal aplikasi sendiri juga bisa karena HP sudah terinfeksi virus seperti Monkey Test dan Time Service yang akhir-akhir ini banyak dialami oleh pengguna HP Android merek Samsung. Awalnya mungkin tidak memberikan efek yang signifikan, namun, lama kelamaan fenomena ini akan membuat kita stres. Bagaimana tidak, virus jenis ini akan memerintahkan HP Android kita untuk terus mendownload dan menginstal aplikasi tanpa kita sadari sampai kuota internet kita habis. Jika dibiarkan terus-menerus, akan memengaruhi kestabilan ekonomi negara, khususnya kantong kita.


Baca juga: 7 Kelebihan Android Marshmallow

Di sisi lain, virus Monkey Test dan Time Service atau jenis lainnya yang serupa tidak bisa dihilangkan dengan mudah. Hal ini karena virus ini langsung menginjeksi bagian sistem dari HP Android kita. Sehingga, sekalipun kita melakukan Factory Reset pada HP, virus ini tidak akan hilang. Nah, di artikel ini, saya akan membagikan Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru. Ayo sobat..Langsung ke TKP...

Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru

Jika HP Android Anda tiba-tiba men-download dan menginstal aplikasi sendiri, jangan panik dan jangan terburu-buru membawanya ke counter atau tempat servis HP, karena Anda masih bisa mencoba untuk memperbaikinya sendiri tanpa perlu mengeluarkan biaya dan dengan mudah tentunya. Inilah caranya:

1. Instal ESET Mobile Security & Antivirus

ESET Mobile Security & Antivirus adalah salah satu aplikasi antivirus yang sejauh ini dinilai sangat ampuh dalam memberantas virus-virus di Hp Android, terutama masalah Adware yang amat mengganggu. Rumornya, hanya antivirus ESET-lah yang mampu mendeteksi Adware dan virus di HP Android.
Untuk proses Berikut langkah – langkahnya:
1. Pertama download & instal aplikasi ESET Mobile Security langsung di Google Playstore
2. Jika sudah terinstal, buka aplikasi ESET Mobile Security kemudian pilih Antivirus, ubah Scan Level menjadi Deep lalu pilih Scan Device dan tunggu prosesnya hingga selesai.
3. Jika pada di Hp Android kita ada virusnya atau ada aplikasi yang dianggap berbahaya, maka akan muncul peringatan seperti pada gambar di bawah, pilih Resolve All.
Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru

4. Jika ada bagian yang tidak bisa dihapus dengan metode Resolve All, maka lakukan langkah No. 2 berikut ini.



Lebih Lanjut Tentang Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru

2. Masuk Ke Safe Mode dan Hentikan Aplikasi

Setelah menyelesaikan proses Deep Scan dan ditemukan adanya aplikasi berbahaya yang tidak bisa dihapus (Unresolved Threats), maka cara yang paling ampuh mengatasi Android instal aplikasi sendiri adalah dengan cara menghentikan service/aplikasi.
Berikut ini caranya:
1. Pertama-tama, restart Hp Android Anda dan masuk ke Safe Mode, untuk masuk ke Safe Mode, satu HP dengan hape lainnya memiliki cara yang berbeda-beda, tergantung dari tipe/merk HP itu sendiri. Jadi, silahkan Googling saja ya.
2. Di contoh ini, saya menggunakan HP Samsung Galaxy Grand 2 dan cara masuk ke Safe Mode adalah dengan menekan tombol shut down atau matikan HP lalu restart lagi namun tetap tekan terus tombol Power sampai muncul logo/tulisan Galaxy Grand, kemudian lepas tombol Power dan tekan tombol Volume Down sampai berhasil restart.
3. Jika Anda sudah berhasil masuk ke Safe Mode, maka akan terdapat tulisan Safe Mode di bagian bawah kiri layar HP.
4. Lalu cari aplikasi yang harus di dihentikan berdasarkan hasil scan ESET sebelumnya. Kali ini, untuk kasus yang saya hadapi adalah FirewallService dan SecurityService.
Cara Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri Terbaru


5. Caranya buka Menu Setting atau Pengaturan, kemudian buka tab ALL, lalu cari aplikasi yang ingin dihentikan. Jika sudah ketemu, pilih Force Stop atau Turn Off. Lakukan langkah ini untuk semua aplikasi berbahaya yang ditemukan selama melakukan Deep Scan menggunakan ESET Mobile Security.
Terakhir, restart HP Android dalam keadaan normal (seperti biasanya) dan coba periksa kembali apakah aplikasi yang sudah kita matikan tadi masih berjalan atau tidak. Dari pengalaman saya saat menghentikan aplikasi melalui Safe Mode, semua aplikasi bandel tersebut tidak pernah berjalan lagi.
Itu tadi beberapa cara atau metode yang bisa kita lakukan untuk Mengatasi Android Instal Aplikasi Sendiri tanpa kita ketahui dan tanpa izin kita. Jika cara di atas tidak berhasil, cara terakhir yang bisa kita tempuh adalah melakukan Flash ulang.

Motto: Mari sebarkan kebaikan meskipun hanya sedikit.

Minggu, 05 Juni 2016

Cara Memasang Script Anti Copy Paste, Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S di Wordpress Tanpa Plugin

Cara Memasang Script Anti Copy Paste, Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S di Wordpress Tanpa Plugin

Cara Memasang Script Anti Copy Paste di Wordpress Tanpa Plugin - Trik yang saya bagikan kali ini adalah tentang Cara Memasang Script Anti Copy Paste, Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S di Wordpress Tanpa Plugin. Trik ini dapat diaplikasikan ke semua jenis situs web/website, baik dengan platform Blogger, Wordpress, Joomla, drupal, dan lain sebagainya. Inti dari perlindungan artikel/konten kali ini terdiri atas menonaktikan pemilihan (text selection) atau yang sering disebut sebagai Block, menonaktifkan fungsi klik kanan, menonaktifkan fungsi Ctrl+U, Ctrl+P, Ctrl+S atau view page source, menyembunyikan konten blog atau artikel jika javascript browser tidak diaktifkan, serta mematikan fungsi shortcut atau pintasan di browser.
Tips untuk mencegah copy paste atau proteksi konten artikel ini sebenarnya saya adaptasi dari plugin WP Copy Protect (http://wordpress.org/plugins/wp-copyprotect/). Namun, perlu kita ketahui bahwa penggunaan plugin yang terlalu banyak akan mengurangi kinerja website kita.
Baca juga: Cara Memasang Anti Adblock di Wordpress Tanpa Plugin dan Blogspot
Cara Memasang Script Anti Copy Paste, Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Ctrl+U dan Anti Ctrl+S di Wordpress Tanpa Plugin
Oleh karena itulah, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan Cara memasang Script Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Copy Paste, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S di Wordpress Tanpa Plugin secara manual untuk menghindari penggunaan plugin yang berlebihan. Meskipun awalnya script ini berasal plugin, namun Script Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Copy Paste, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S ini bisa juga diterapkan dengan baik di blog atau website selain Wordpress (Blogspot, Joomla, drupal, dll) karena tetap menggunakan javascript. Namun, pada artikel kali ini, saya akan menunjukkan Cara memasang Script Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Copy Paste, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S di Wordpress saja. Silahkan simak dan ikuti 3 langkah sederhana berikut ini untuk penerapannya.

Suka Artikel Ini?
Yuk dukung kami dengan share artikel ini dan mengekl1k 1kl4n :-)

Berikut adalah Cara Memasang Script Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Copy Paste, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S di Wordpress Tanpa Plugin.

1. Bagi pengguna platform WordPress, dari bagian Dashboard, pilih Appearance lalu pilih Theme Editor. Kemudian cari elemen header.php. Untuk pengguna platform Blogger dan CMS lainnya, pastikan Anda mengetahui struktur template html Anda, kemudian cari bagian Head.
2. Kembali ke elemen header.php, salin script berikut ini di bawah kode <head> atau sebelum kode </head>.


    Note: Klik kanan pada bagian "Klik Di Sini" lalu arahkan kursor ke bagian script dan klik kanan, lalu pilih "Copy"
    *Jika Anda tidak bisa meng-copy script di atas, silakan mengambil kodenya pada file CopyProtectScript.txt
    3. Sekarang klik tombol Update File yang ada di bawah editor code.


    Cara Memasang Script Anti Copy Paste, Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Ctrl+U dan Anti Ctrl+S di Wordpress Tanpa Plugin

    Untuk melihat hasilnya, silakan kunjungi blog yang telah anda pasangi Script Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Copy Paste, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S. Atau Anda juga bisa melihat hasil halaman yang telah dipasangi script anti copy paste ini di Lihat Halaman Demo.
    Sampai tahap ini sebenarnya langkah memproteksi website atau blog dari copy paste sudah rampung.
    Namun, agar tidak ada kerancuan, ada baiknya jika Anda juga memahami maksud dan fungsi dari script atau kode di atas.

    Berikut adalah bagian-bagian dan fungsi script Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Copy Paste, Anti Ctrl+U di atas:

    <!-- Kode menampilkan peringatan untuk mengaktifkan javascript-->
    Kode ini akan memaksa visitor atau pengunjung untuk mengaktifkan javascript di browser. Jika tidak, maka isi halaman atau artikel di blog atau website kita akan diblok, disembunyikan dan menjadi kosong mlongpong dan hanya menampilkan peringatan saja. Dengan begitu, pengunjung atau visitor mau tidak mau harus mengaktifkan javascript di browser, dan saat javascript sudah diaktifkan, seluruh kode proteksi artikel mulai dari menonaktifkan pemilihan teks (disable text selection), mencegah klik kanan, menonaktifkan fungsi Ctrl+U atau view source dan lainnya akan ikut diaktifkan.
    <!--Kode untuk mencegah seleksi teks, block teks dll.-->
    Tujuannya sudah sangatlah jelas, yakni untuk mencegah agar pengunjung tidak dapat menyeleksi/memilih atau mem-blok isi artikel sebelum di-copy, sehingga tidak ada teks yang bisa dijiplak.
    <!--Kode untuk mematikan fungsi klik kanan di blog-->
    Opsi klik kanan di browser bisa berfungsi negatif jika penggunanya adalah pencuri. Opsi Print, Copy, View Page Source (Tampilkan Sumber Halaman), dan Save As sangat mempermudah pencuri dalam meng-copy atau menyalin artikel. Nah, dengan adanya script ini, opsi klik kanan akan dinonaktifkan, sehingga dapat meminimalisir upaya negatif si calon copasser, bukan kopasus loh ya.
    <!--Kode untuk mencegah shorcut keyboard, view source dll.-->
    Sama seperti pada poin sebelumnya, beberapa kombinasi pintasan atau shortcut di browser bisa menguntungkan bagi si copasser dalam menyalin isi artikel kita, seperti tombol Ctrl+A (memilih semua teks) atau Ctrl+U (menampilkan sumber halaman html). Dengan adanya script di atas, fungsi-fungsi shortcut tersebut akan dinonaktifkan. Meskipun demikian, shortcut fungsi bookmark atau Ctrl+D tetap bisa digunakan sehingga blog kita tetap bisa ada di hati pemirsa
    Perlu kita ketahui bahwa cara mencegah copy paste atau plagiarisme di atas sifatnya client side. Artinya, script tersebut masih dapat di-override oleh pengguna. Misalkan, pengguna menonaktifkan javascript di browsernya, terlebih kode di atas memang bersifat javascript. Namun, tidak ada salahnya jika kita menerapkan tips dan trik di atas sebagai salah satu upaya melindungi blog atau website kesayangan kita dari copasser; dari pada dibiarkan tanpa adanya perlindungan sedikit pun; setidaknya, besar kemungkiannya bisa berhasil bagi pengunjung yang masih newbie.
    Itulah tadi tips Cara memasang Script Anti Klik Kanan, Anti Block, Anti Copy Paste, Anti Ctrl+U, Ctrl+P dan Anti Ctrl+S di Wordpress Tanpa Plugin. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
    Moto: Mari sebarkan kebaikan meskipun hanya sedikit.